Beranda Sepak Bola PSG Setelah Mengalahkan Bayern 5

PSG Setelah Mengalahkan Bayern 5

3
0

JAKARTA – Sembilan gol tercipta saat Paris Saint-Germain mengalahkan Bayern Munich 5-4 di babak semi-final pertama Liga Champions. Kapten PSG, Marquinhos dan penyerang Bayern, Harry Kane memprediksi bahwa pertandingan kedua, yang akan diadakan di markas Bayern, tidak akan jauh berbeda karena banyak gol akan tercipta.

PSG dan Bayern tampil dengan performa slick dan ofensif yang menghasilkan banyak gol. Pertandingan, yang digelar di markas PSG di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu, 29 April 2026 dini hari WIB, kedua tim saling bertukar gol.

Meskipun Bayern unggul lebih dulu melalui tendangan penalti dari Harry Kane, PSG mampu membalikkan keadaan bahkan unggul 5-2 setelah Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele mencetak brace.

Namun, Bayern mampu memperkecil celah ketika Dayot Upamecano dan Luis Diaz mencetak gol ke gawang PSG dalam waktu tiga menit.

Namun, pasukan Vincent Kompany kehabisan waktu sehingga gagal menyamakan skor. PSG, yang merupakan juara bertahan, akhirnya menang 5-4.

Ini menjadi salah satu pertandingan dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Pertandingan sembilan gol tersebut sama seperti pertandingan semi-final dalam Piala Champions 1960 ketika Eintracht Frankfurt mengalahkan Rangers 6-3.

Namun, Frankfurt berhasil lolos ke final dan kemudian kalah dari Real Madrid yang memang menjadi penguasa Eropa. Ironisnya, Frankfurt yang juga merupakan klub Bundesliga Jerman seperti Bayern harus mengakui superioritas Madrid dengan skor yang tak kalah dari 7-3. Ini adalah skor terbesar dalam pertandingan final dalam sejarah Liga Champions.

Kemenangan atas Bayern di semi-final pertama masih belum menjamin PSG akan lolos ke final untuk kedua kalinya berturut-turut. Terlebih lagi, tim Ligue 1 Prancis ini hanya unggul tipis dari rival mereka.

Bayern membutuhkan kemenangan minimal 2-0 untuk mengeliminasi PSG dalam pertandingan kedua yang diadakan di markas mereka di Stadion Allianz Arena, Kamis, 7 Mei 2026.

Tim Luis Enrique hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke final melawan Atletico Madrid atau Arsenal. Namun, Marquinhos memprediksi bahwa pertandingan besar akan kembali diwarnai oleh drama gol.

“Saya yakin siapa pun yang menyukai sepakbola benar-benar menikmati permainan ini. Sebuah pertandingan yang benar-benar bisa dinikmati. Sebuah pertandingan seperti yang kita impikan saat kita kecil bermain sepakbola,” kata Marquinhos seperti dilansir oleh france24.

“Pertandingan berikutnya tidak akan jauh berbeda. Sebuah pertandingan yang benar-benar gila antara dua tim yang ingin menang dan mencetak gol. Kami akan datang dengan mentalitas dan kepribadian yang sama. Dan kami akan menyelesaikan pertandingan seperti yang kami lakukan di sana [Allianz Arena],” kata bek tim nasional Brasil tersebut.

Dalam final Liga Champions 2025 yang diadakan di Allianz Arena, PSG berhasil menggilas Inter Milan 5-0. Mereka juga menjadi juara Liga Champions pertama dan meraih treble.

Sementara itu, penyerang Bayern Harry Kane menyatakan bahwa tim menunjukkan semangat juang yang tinggi dan tidak menyerah. Ketika mereka tertinggal 5-2, Bayern, yang baru saja memenangkan Bundesliga, mampu bangkit meskipun hanya mampu menambah dua gol.

“Secara keseluruhan, kami benar-benar memiliki momen untuk membunuh lawan dalam menit-menit awal pertandingan. Kami masih bangga karena kami mampu bangkit setelah tertinggal 5-2 dan kemudian 5-4. Apalagi, kami bermain tandang. Kami tetap berjuang dan bangkit,” kata Kane yang telah mencetak 45 gol musim ini.

Menurutnya, Bayern sebenarnya bermain sangat baik. Dia juga optimis bahwa Bayern akan menyelesaikan pertandingan kedua dengan kemenangan karena mereka mendapat dukungan dari para penggemar.

“Dalam pertandingan ini, kedua tim bermain pada level tertinggi. Kedua tim bermain menyerang dengan transisi cepat dan intensitas tinggi dalam duel satu lawan satu,” kata Kane, yang setuju dengan Marquinhos bahwa pertandingan kedua masih akan ditandai dengan banyak gol.

“Hasil akhir ditentukan oleh siapa yang mendapat momentum dalam pertandingan pekan depan. Pertandingan akan sama. Tapi kami bermain di kandang dan memiliki dukungan dari para penggemar. Ini memotivasi kami untuk mencapai batas,” ujarnya.