Menurut RIA Novosti, Andrei Belousov, kepala delegasi Rusia dalam Konferensi Tinjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir, mengatakan: Kebijakan negara-negara Barat di bidang nuklir melanggar fondasi penting keamanan Rusia dan membawa risiko menuju konflik bersenjata langsung antara kekuatan nuklir.
Perang di Ukraina telah memperketat hubungan antara negara-negara Barat dan Rusia. Selama pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, Moskow dan Washington saling mengancam dengan perang nuklir.
Presiden AS Donald Trump mencoba memperbaiki hubungan dengan Rusia dengan menjaga jarak dari Eropa. Peningkatan hubungan antara Washington dan Moskow belum menghapus bayang-bayang perang nuklir antara Eropa dan Barat.







