Beranda Sepak Bola Vinicius Coba Bungkam Publik Lagi, Ubah Peluit Menjadi Tepuk Tangan

Vinicius Coba Bungkam Publik Lagi, Ubah Peluit Menjadi Tepuk Tangan

2
0

JAKARTA – Manajer Real Madrid Alvaro Arbeloa mendukung Vinicius Junior setelah bintang penyerang itu dihujani teriakan dari para suporter saat kemenangan 2-1 atas Alaves pada hari Rabu, 22 April 2026.

Arbeloa mengatakan bahwa Vinicius berhasil mengubah teriakan menjadi tepuk tangan dengan golnya di babak kedua.

Kylian Mbappe memberikan Real Madrid keunggulan di Santiago Bernabeu dengan tembakan yang mengalihkan arah setelah membentur lawan, sebelum Vinicius membuat skor menjadi 2-0 dengan tendangan jarak jauh yang luar biasa. Kemudian, Toni Martinez mencetak gol hiburan bagi tim tamu di waktu tambahan.

Para penonton di Bernabeu mengekspresikan kekecewaan mereka atas kegagalan Real Madrid di Liga Champions melawan Bayern Munich dengan membuu Mbappe dan Vinicius. Para pendukung juga mengkritik Eduardo Camavinga yang diusir keluar saat bertanding di kandang Bayern Munich.

“Vinicius selalu berusaha keras dalam situasi sulit. Dia membawa beban tim di pundaknya. Kita tidak bisa meragukan sikapnya.”

“Dia tidak bersembunyi, dia berani. Dia penggemar Real Madrid, dia merasakan semangat dan lambang klub. Penonton menuntut, mereka menginginkan yang terbaik dari para pemainnya.”

“Vini mengubah teriakan menjadi tepuk tangan, dia sudah melakukannya sebelumnya, dan itulah yang penting,” kata Arbeloa dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Arbeloa juga menyatakan dukungannya untuk Camavinga, yang penampilannya terbaru mendapat kritik dari suporter dan media Real Madrid.

“Dia memiliki kepribadian dan pengalaman yang banyak meskipun masih muda. Dia seperti Vini, mereka datang ke Real Madrid dalam usia yang sangat muda.

“Mereka telah banyak berbuat dan memenangkan trofi-trofi penting. Dia memiliki kepercayaan dari pelatih dan klub, dan saya yakin juga dari para suporter,” ujar Arbeloa.

Kemenangan Real Madrid atas Alaves membuat mereka tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona, yang menang 1-0 atas Celta Vigo pada hari Kamis, 23 April 2026, dini hari WIB, dengan kedua tim raksasa bertemu dalam El Clasico pada 10 Mei 2026.

Sementara itu, seorang bintang lain, gelandang Jude Bellingham, terlihat tidak senang saat digantikan setelah hanya bermain 58 menit melawan Alaves, memicu diskusi singkat dengan Arbeloa di pinggir lapangan.

“Jude baru saja pulang dari rumahnya. Di Munich, dia bermain selama 90 menit setelah sekian lama. Akhir pekan ini, kami akan bermain lagi.”

“Dia memiliki mentalitas itu, ambisi, dan bahkan dalam pertandingan seperti ini, dia ingin terus membantu dan tetap berada di lapangan,” kata Arbeloa.

Lini tengah Eder Militao diganti tepat sebelum jeda babak pertama melawan Alaves karena cedera. Dia dilaporkan mengalami masalah hamstring meskipun tidak dianggap serius.