Beranda Sepak Bola 10 Pemain Real Madrid Dramatis Mengalahkan Atletico dan Bayangi Barcelona

10 Pemain Real Madrid Dramatis Mengalahkan Atletico dan Bayangi Barcelona

369
0

MADRID – Real Madrid memenangkan pertandingan dramatis melawan Atletico Madrid 3-2 dalam pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Senin, 23 Maret 2026 dini hari WIB. Dalam Derby Madrid, Madrid yang harus bermain dengan 10 pemain setelah kapten Federico Valverde dikirim keluar pada menit ke-77 berhasil memangkas selisih poin dan kembali menutupi peringkat pemimpin klasemen Barcelona.

Madrid dalam tekanan setelah Barca menang 1-0 atas Rayo Vallecano. Kemenangan itu membuat Barca berhasil menjauh dari Madrid yang bermain derby melawan Atletico.

Atletico jelas merupakan lawan yang sulit bagi tim yang dilatih oleh Alvaro Arbeloa. Apalagi, skuad Madrid tidak lengkap setelah kehilangan kiper Thibaut Courtois yang mengalami cedera otot selama pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions.

Posisi Courtois digantikan oleh Andriy Lunin yang berjuang melawan permainan ofensif dari duo penyerang Antoine Griezmann dan Julian Alvarez. Mereka masih didukung oleh Ademola Lookman untuk menambah kekuatan.

Sementara itu, Arbeloa tidak mengubah komposisi pemain dengan menempatkan Vinicius Junior berduet dengan Brahim Diaz. Pemain bintang Kylian Mbappe kembali memulai pertandingan dengan duduk di bangku cadangan.

Pertandingan berlangsung sengit seperti yang diharapkan. Namun, Madrid, yang mengambil inisiatif untuk menyerang, mendominasi permainan. Bahkan, Los Merengues hampir merobek gawang Atletico saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Tembakan keras kapten Federico Valverde masih mengenai tiang gawang.

Atletico kemudian merespons dengan serangan balik. Namun, upaya Marcos Llorente untuk menyambut umpan Griezmann berhasil digagalkan dengan cemerlang oleh Lunin.

Meskipun gagal mengubah peluang itu, Atletico akhirnya berhasil melewati kebuntuan ketika pertandingan memasuki menit ke-33. Melalui serangan yang dibangun oleh Matteo Ruggeri yang kemudian memberikan bola kepada Giuliano Simeone. Putra pelatih Atletico, Diego Simeone kemudian melepas umpan yang diselesaikan oleh Lookman.

Gol dari mantan pemain Atalanta itu memberi Los Rojiblancos unggul 1-0. Madrid sebenarnya mencoba untuk mengejar dengan bermain secara ofensif. Namun serangan mereka selalu sampai di jalan buntu sehingga skor tetap sama hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Madrid tidak melambatkan permainan. Dengan penguasaan bola hingga 70%, Madrid melakukan serangan lebih banyak. Upaya mereka tidak sia-sia. Dan pada menit ke-52, Madrid mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah bek David Hancko melakukan pelanggaran di kotak penalti. Dia menjatuhkan Diaz, yang membuat wasit meninjau insiden tersebut melalui VAR.

Akibatnya, ada pelanggaran dan wasit menunjuk titik putih. Pelaksanaan penalti dilakukan dengan baik oleh Vinicius Jr yang mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut ternyata memacu adrenalin para pemain Madrid.

Terbukti, mereka tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan. Hanya tiga menit kemudian, Valverde berhasil mengalahkan kiper Juan Musso, yang membuat skor berubah menjadi 2-1.

Pertandingan terus berlangsung intens dan ketat. Atletico menolak untuk menyerah dan mencoba bermain ofensif untuk keluar dari tekanan. Meskipun mereka sempat terbuntu, akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan ketika pemain pengganti Nahuel Molina menyambut umpan dari Alvarez untuk merobek gawang Lunin dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Gol yang tercipta pada menit ke-66 membuat skor menjadi 2-2.

Madrid kembali memberikan tekanan. Mereka tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiga poin untuk mempertahankan persaingan merebut gelar LaLiga. Kesabaran pemain Madrid juga membuahkan hasil. Vinicius Jr berhasil mencetak brace saat menyelesaikan umpan dari bek Trent Alexander-Arnold pada menit ke-72.

Dalam posisi unggul 3-2, Madrid kehilangan seorang pemain. Valverde, yang juga ikut memberikan gol untuk Madrid, harus meninggalkan arena setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Alejandro Baena pada menit ke-77. Keputusan wasit ini diprotes oleh pemain Madrid sehingga dia kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR.

Hasilnya jelas ketika Valverde melakukan kesalahan sehingga wasit tetap pada keputusannya. Madrid juga bermain dengan 10 orang dan berusaha menjaga keunggulan mereka.

Meskipun harus memperkuat sektor belakang dan fokus pada pertahanan, Madrid berhasil mengamankan tiga poin setelah menang 3-2. Hasil ini membuat Madrid, yang berada di peringkat kedua, mampu mengurangi selisih poin dengan Barca. Saat ini, Madrid memiliki 69 poin. Selisih empat poin di belakang Barca yang menempati posisi puncak klasemen.

Sementara itu, Atletico yang gagal mendapatkan poin tidak bisa memperbaiki peringkat mereka. Mereka tetap berada dalam zona Liga Champions dengan menempati posisi keempat. Dengan 57 poin, Atletico hanya terpaut satu poin di belakang Villarreal yang berada di posisi ketiga.