Beranda Sepak Bola Motivasi Tinggi Arsenal untuk Mengejar Treble Setelah Gagal di Piala Liga Inggris

Motivasi Tinggi Arsenal untuk Mengejar Treble Setelah Gagal di Piala Liga Inggris

41
0

JAKARTA – Kegagalan memenangkan Piala Liga Inggris tidak membuat Arsenal mengalami kemunduran. Sebaliknya, kegagalan tersebut menjadi motivasi tinggi bagi Arsenal untuk memburu treble. Dan, Piala FA menjadi target awal, diikuti oleh Liga Champions. Arsenal, pada awalnya, memiliki ambisi besar dengan memenangkan quadruple atau empat trofi dalam satu musim. Namun, ambisi tersebut pupus di tengah jalan setelah Arsenal kalah 2-0 dari Manchester City dalam final. Kegagalan membuat kemampuan Arsenal dalam memenangkan gelar dipertanyakan karena faktor mentalitas. Mereka tampaknya tidak memiliki mental juara sehingga hanya menjadi runner-up di Liga Premier selama tiga musim berturut-turut. Sekarang pertanyaan besar bagi para penggemar Gunners, apakah tim Mikel Arteta bisa mengakhiri paceklik gelar dalam enam tahun terakhir. Termasuk kegagalan memenangkan gelar liga sejak 2004. Namun, Arteta berpikir sebaliknya. Menurutnya, kegagalan di Piala Carabao sebenarnya memberikan motivasi tinggi kepada tim untuk mencapai target meraih tiga trofi berikutnya. “Ketika Anda gagal memenangkan final, apa yang Anda katakan kepada manajemen klub adalah, ‘Oke, bagaimana ini membuat kita lebih kuat ketika kita mengakhiri kompetisi?’ Masalahnya adalah mindset,” kata Arteta seperti dikutip oleh france24. “Yang harus kami lakukan adalah menjadikan ini sebagai motivasi untuk mencapai final seperti yang kami inginkan dan meraih target. Ini yang saya rasakan,” ucap Arteta lagi. Arteta juga telah mengevaluasi kegagalan tersebut. Bahkan, bukan hanya final Piala Liga Inggris, tetapi juga banyak pertandingan lainnya. Menurutnya, evaluasi menyeluruh ini membuat tim menjadi lebih baik ketika memasuki minggu-minggu penting. “Kami sedang menganalisis apa yang telah dilakukan. Bukan hanya dalam satu pertandingan tetapi selama 120 hari terakhir. Berapa banyak pertandingan yang telah kami mainkan,” katanya. “Ini membuat kami lebih baik. Dan kami akan memaksimalkannya untuk mencapai target penting musim ini,” katanya lagi. Arsenal berada dalam minggu penting setelah jeda kompetisi. Mereka mengunjungi markas tim kasta kedua Southampton pada perempat final Piala FA. Selanjutnya, Martin Odegaard dkk. menghadapi Sporting Lisbon di Liga Champions. Arsenal juga memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar liga setelah memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin atas Man City yang berada di posisi kedua. Namun, The Cityzens masih memiliki satu pertandingan tertunda. Mereka juga akan menjamu Arsenal di Etihad yang membuka peluang bagi Man City untuk memangkas selisih poin. Pertandingan melawan Southampton jelas tidak mudah meskipun mereka menghadapi lawan dari kasta kedua. Apalagi, beberapa pemain masih kelelahan setelah memperkuat tim nasional masing-masing. Tidak kurang dari 10 pemain terancam absen akibat cedera saat memperkuat timnas, termasuk tiga pemain Inggris, Declan Rice, Bukayo Saka, dan Noni Madueke. Madueke mengalami cedera lutut saat Inggris bermain imbang 1-1 melawan Uruguay di Wembley sehingga ia dikonfirmasi absen ketika Arsenal menghadapi Soton. Selain itu, Eberechi Eze dan Piero Hincapie ragu tampil dalam pertandingan untuk meraih tiket ke babak semifinal.