Tehran saat ini tidak berencana untuk berpartisipasi dalam pembicaraan baru dengan AS, kata media negara Iran pada hari Minggu malam, sementara militer Iran menuduh Amerika melanggar gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara, beberapa jam setelah Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengirim negosiator ke Islamabad.
Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Minggu bahwa sebuah kapal kargo Iran yang mencoba melewati blokade yang diberlakukan AS di dekat selat Hormuz telah disita. “Kami memiliki penuh kendali atas kapal mereka, dan sedang melihat apa yang ada di dalamnya!” tulis Trump di media sosial.
Militer Iran mengatakan kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari China. “Kami beri peringatan bahwa pasukan bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan perompakan bersenjata ini oleh militer AS,” kata media negara mengutip juru bicara militer Iran.
Insiden yang terjadi pada Minggu malam meningkatkan kemungkinan bahwa gencatan senjata bisa gagal sebelum para negosiator dapat berkumpul kembali di Pakistan.
AS mengatakan bahwa mereka akan mengirim sebuah delegasi ke Pakistan pada hari Senin untuk putaran pembicaraan yang mungkin lainnya yang bertujuan untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran. Tetapi komentar dari media negara Iran yang menyatakan bahwa saat ini “tidak ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran berikutnya,” nampaknya mengancam putaran negosiasi terbaru ini sebelum mereka bahkan dimulai.
……(lanjutannya di berita asli)…..




