Beranda Dunia Pembunuh di Udara tinjauan – radio panggilan masuk sandera membuat dilema moral...

Pembunuh di Udara tinjauan – radio panggilan masuk sandera membuat dilema moral untuk pembawa acara acara tough

314
0

Jika panggilan telepon awal dari Scream berlangsung satu film penuh, hasilnya akan menjadi sesuatu seperti thriller film B yang agak bagus ini. Jessica Morris berperan sebagai pembawa acara Sarah Cares, acara radio/podcast panggilan masuk di mana dia menyelesaikan dilema emosional pendengar, seringkali dengan gaya tegas dan langsung. Saat hendak menandatangani kontrak besar di New York, minggu Sarah menjadi kacau ketika studio tempatnya bekerja jadi korban ancaman bom. Kemudian keesokan harinya, jalur teleponnya dihalangi oleh Edward, seorang suami yang merasa teraniaya dan tampaknya kasar; Sarah sebelumnya telah memberi tahu istrinya untuk meninggalkannya. Edward mengatakan bahwa yang dia inginkan hanyalah konsistensi moral. Sarah, sang sumber segala hikmat, hidup dalam pernikahan palsu dan dia memiliki buktinya terkunci di gudangnya: kekasih baru suaminya, Alice (Carly Diamond Stone). Kecuali Sarah ingin bertanggung jawab atas kematian Alice, ia harus mematuhi dua aturan: tidak melibatkan polisi, dan jujur sepenuhnya saat Edward bertanya. Setelah setup yang hambar melibatkan rekan-rekan radio Sarah, dan kemudian hipokrisi kehidupan rumahnya dengan suami David (Adam Huss) dan putrinya Maya (Aliza Kate Barlow), Killer on the Air menjadi semakin menarik secara minimalist; sebuah duel antara DJ yang terungkap dan gelombang berwarna hijau yang jahat di layar komputernya. Saat Edward menjelaskan trauma masa kecil Sarah secara langsung di udara, Morris berhasil menjiwai gaya panggung, dan bagaimana dia menyerah pada kejujuran sejati (“Saya pikir mereka memanggil itu terobosan!” bersorak si penyiksa). Latar belakang cerita juga menangani dengan baik bagaimana gaya terapi empatik namun menghakimi mengalir dari orangtuanya. Di luar studio, kekacauan yang menyertainya – saat David dan seorang detektif ganteng (Andrew Fultz) mencoba melacak Edward – dan twist terakhir terasa agak wajib, dan arahan Haylie Duff agak monoton. Namun demikian, filmnya secara menarik mengelilingi perasaan-perasaan performatif era podcast dan fetish otentisitas. – Killer on the Air tersedia di platform digital mulai 18 Mei.