JAKARTA – Barcelona berhasil meninggalkan rivalnya, Real Madrid, setelah mengalahkan Espanyol 4-1 dalam Derby Barcelona dalam pertandingan La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Sabtu, 11 April 2026 WIB. Barca juga lebih percaya diri untuk memenangkan dan mempertahankan gelar liga.
Barca benar-benar mendominasi dalam derby tersebut. Dalam pertandingan tersebut, bintang muda Lamine Yamal menyumbangkan satu gol dan dua assist. Sementara itu, Ferran Torres menunjukkan ketajamannya dengan mencetak brace. Bahkan dua gol pertama lahir dari Torres yang membawa Barca langsung unggul 2-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-25.
Pemain pinjaman Marcus Rashford juga menyumbang satu gol. Dia semakin dikonfirmasikan sebagai andalan di sayap saat menggantikan Raphinha yang masih cedera saat bermain untuk Brasil dalam pertandingan persahabatan.
Kemenangan gemilang dalam Derby Catalan membuat Barca tak tergoyahkan di puncak klasemen. Dengan 79 poin, Blaugrana unggul sembilan poin dari Real Madrid yang ditahan oleh Girona 1-1. Jaraknya cukup jauh, membuat Barca memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar liga meskipun kompetisi masih tujuh pertandingan lagi.
“Saya pikir hanya hal positif bahwa kami akan memenangkan La Liga. Tapi ini belum selesai,” kata pelatih Hansi Flick dalam menjawab peluang Barca untuk menang, seperti dikutip oleh france24. Hanya saja Flick mengingatkan para pemain untuk tidak terbawa euforia kemenangan dan tetap fokus untuk menyelesaikan kompetisi meskipun posisi mereka sudah cukup kuat untuk menjadi juara.
“Setiap pertandingan harus dimulai dengan sikap dan mental yang tepat. Hanya dengan kualitas seperti itu Anda bisa menang,” katanya lagi.
Torres, yang menjadi fokus serangan tim, mengatakan hal yang sama. “Saya mencoba tetap fokus dan meningkatkan keterampilan saya,” kata Torres.
Sementara itu, gelandang Espanyol Pol Lozano mengakui bahwa timnya tidak boleh melakukan kesalahan saat menghadapi lawan kelas Barca. Apalagi ini adalah derby yang pasti dibalut dengan prestise dan emosi. Dan kekhawatiran Lozano menjadi kenyataan karena gol-gol Barca diciptakan karena kesalahan pemain Espanyol.
“Bahkan kesalahan kecil membunuh kami. Namun, kami masih puas dengan penampilan tim. Penampilan kami juga semakin baik. Saya yakin bahwa cepat atau lambat kemenangan akan datang,” kata Lozano.
Kekalahan dalam derby membuat Espanyol gagal memperbaiki peringkat mereka dalam klasemen. Mereka terjebak di tengah-tengah tabel dengan posisi ke-10 setelah mengumpulkan 38 poin.
Dalam pertandingan itu, Barca menunjukkan dominasinya. Dengan permainan yang agresif, Barca unggul ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Torres membuka pesta gol Barca setelah menyelesaikan assist dari Yamal.
Keunggulan 1-0 membuat juara La Liga sebanyak 28 kali itu semakin agresif dalam menekan pertahanan Espanyol. Upaya tim tuan rumah berbuah hasil lagi ketika Torres mencetak gol keduanya pada menit ke-25. Lagi-lagi, gol ini bermula dari assist Yamal yang membuat Torres berhasil mencetak brace. Keunggulan 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Barca tidak melambatkan permainan. Keagresifan Barca membuahkan hasil saat Torres kembali mencetak gol ke gawang Espanyol. Namun gol Torres lewat sundulannya dari crossing Eric Garcia dianulir karena dianggap berada dalam posisi offside.
Saat Espanyol tertekan, tim Manolo Gonzalez mampu memanfaatkan kesempatan untuk memperkecil kedudukan melalui Lozano. Gol yang tercipta pada menit ke-56 mengubah skor menjadi 2-1.
Hanya, Barca tidak terbendung. Yamal memperkuat keunggulan tim pada menit ke-87. Dua menit kemudian, Rashford memberikan Barca keunggulan 4-1.
Skor tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini juga menjadi modal bagi Barca yang akan menghadapi Atletico Madrid di perempat final kedua Liga Champions. Barca sendiri kalah 2-0 dalam pertandingan pertama di Camp Nou. Mereka harus mengejar defisit gol dalam pertandingan kedua pekan ini di markas Atletico.






