Beranda Berita Erika Kirk membatalkan penampilan acara TPUSA University of Georgia atas ancaman serius

Erika Kirk membatalkan penampilan acara TPUSA University of Georgia atas ancaman serius

3
0

Seorang wanita bernama Erika Kirk membatalkan penampilannya di acara Turning Point USA di University of Georgia pada hari Selasa setelah menerima ancaman yang dijelaskan oleh para penyelenggara sebagai “ancaman yang sangat serius.”

Jurubicara Turning Point USA, Andrew Kolvet, mengatakan bahwa Erika Kirk, istri dari ikon konservatif Charlie Kirk yang telah meninggal, menerima “ancaman yang sangat serius,” yang membuatnya absen dari acara di Athens, Georgia.

Erika Kirk menyampaikan alasan ketidakhadirannya dalam sebuah postingan di X, mengutip kekhawatiran keamanan setelah menerima ancaman sebelum acara tersebut.

“Walaupun saya sangat menantikan acara malam ini di @universityofga bersama Wakil Presiden kami @JDVance, namun setelah semua yang telah kami alami, saya sangat serius mengikuti rekomendasi dari tim keamanan saya,” tulis Kirk. “Terima kasih kepada bab Georgia kami yang luar biasa atas dukungannya. Tuhan memberkati kalian semua!”

Wakil Presiden JD Vance mengatakan bahwa dia khawatir acara tersebut mungkin dibatalkan dan berbicara dengan Secret Service, menambahkan bahwa dia memberi tahu Kirk untuk “melakukan apa yang perlu dilakukannya untuk dirinya dan keluarganya.”

Belum ada rincian tambahan tentang ancaman tersebut yang dirilis. Fox News Digital telah menghubungi Turning Point USA untuk informasi lebih lanjut.

Pejabat administrasi Trump telah menunjukkan dukungan untuk Erika Kirk setelah pembunuhan suaminya, Charlie Kirk, selama acara debat di Utah Valley University pada September.

Setelah kematiannya, keranda Charlie Kirk diterbangkan dari Utah ke negara bagian asalnya, Arizona, dengan Wakil Presiden JD Vance menemani proses pemindahan tersebut.

Menjadi tamu Donald Trump di Pidato Kenegaraan

Sejumlah pejabat administrasi Trump, termasuk Presiden Donald Trump dan Vance, menghadiri layanan kenangan Charlie Kirk di Arizona pada 21 September 2025, kurang dari dua minggu setelah dia dibunuh.

Selama pidato di acara tersebut, Trump menghormati warisan Kirk, menggambarkannya sebagai “martir kebebasan Amerika.” Trump kemudian secara anumerta memberikan Charlie Kirk Medali Kebebasan pada hari yang merupakan ulang tahun ke-32 dari Kirk. Erika Kirk menerima medali tersebut atas nama suaminya yang telah meninggal.

TPUSA, pada tanggal 18 September, mengumumkan bahwa mereka “secara bulat” memilih Erika Kirk sebagai CEO dan ketua dewan organisasi tersebut.

Greg Wehner adalah seorang reporter berita terbaru untuk Fox News Digital.

(Information sourced from Fox News) (Fakta diambil dari Fox News)