Beranda Sepak Bola Vinicius Jr Mengancam Tidak Memperkuat Brasil Melawan Kroasia, Madrid Bahkan Mencuci

Vinicius Jr Mengancam Tidak Memperkuat Brasil Melawan Kroasia, Madrid Bahkan Mencuci

10
0

JAKARTA – Pemain sayap Vinicius Junior kemungkinan absen dari tim Brasil ketika ia diuji melawan Kroasia. Bintang Real Madrid itu tidak ikut dalam latihan tim sehingga disinyalir tidak akan tampil dalam pertandingan yang digelar di Camping World Stadium, Orlando, Amerika Serikat, Rabu, 1 April 2026 dini hari WIB.

Ada masalah otot yang dialami oleh Vinicius Jr sehingga ia tidak ikut dalam latihan sejak Jumat lalu. Begitu juga pada latihan Sabtu, ia belum berlatih bersama rekan-rekannya.

Namun, pemain berusia 25 tahun itu hanya berlatih sendirian di gym. Dari hasil pemeriksaan medis, Vinicius Jr juga tidak mengalami cedera. Hal ini membuat pelatih Carlo Ancelotti tidak mengeluarkannya dari skuad.

Berbeda dengan Raphinha dan Wesley yang akhirnya harus meninggalkan pusat latihan Brasil karena cedera. Mereka pasti tidak akan tampil melawan Kroasia.

Bahkan Raphinha, yang mengalami cedera hamstring dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis yang berakhir dengan kekalahan 2-1 bagi Brasil, harus absen selama lima minggu. Hal ini membuat Raphinha absen membela Barcelona dalam beberapa pertandingan penting di LaLiga Spanyol dan Liga Champions.

Sebelumnya, Brasil telah kehilangan kiper Alisson Becker, Gabriel Magalhaes, dan Alex Sandro yang masih berjuang dengan cedera. Selanjutnya, Raphinha dan Wesley harus dikeluarkan dari skuad.

Akhirnya, Vinicius Jr juga diragukan untuk tampil dalam uji coba terakhir Brasil sebelum Ancelotti secara resmi mengumumkan skuad yang dibawa ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Namun, kabar Vinicius Jr yang tidak mengikuti latihan telah membuat Madrid waspada. Klub elit LaLiga ini tidak ingin pemainnya memiliki nasib yang sama seperti Raphinha.

Inilah yang membuat Madrid ingin Brasil mengembalikan Vinicius Jr ke klub. Pelatih Alvaro Arbeloa tidak mengharapkan kehilangan pemain andalan selama beberapa minggu karena tim menghadapi persaingan sengit di kompetisi domestik maupun Liga Champions.