JAKARTA – Lanjutan pekan ke-26 Liga Super 2025/2026 cukup membuat Arema FC mengakhiri rentetan kekalahan meskipun tidak sempurna. Menjamu Malut United, pertandingan ini membuat kedua tim harus berbagi poin setelah bermain imbang.
Setelah mengalami tiga kekalahan beruntun, Arema menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan pada Jumat, 3 April sore WIB. Tim tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol dari Hansamu Yama, yang kemudian dibalas oleh Malut United melalui tembakan 12-pass dari David da Silva.
Dengan jumlah tambahan ini, Arema FC bertengger di posisi ke-11 dalam klasemen Liga Super setelah mengumpulkan 32 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, Malut United terdampar di posisi keempat dengan 46 poin, tertinggal 12 poin dari Persib Bandung di puncak.
Pada awal pertandingan, Arema FC memulai pertandingan dengan cukup baik. Singo Edan bahkan mencetak gol pertama pada menit ke-26 melalui tembakan dari Hansamu Yama.
Gol tersebut datang setelah Gustavo Franca melakukan tendangan sudut di sayap kiri, Hansamu kemudian menyundul bola dari jarak dekat yang tidak bisa dihalau oleh Angga Saputro.
Namun skor kemudian sama kuat pada menit ke-42. Wasit menunjuk titik putih ke kotak penalti Arema FC menyusul pelanggaran Johan Alfarizi terhadap Igor Inocencio di tengah tendangan sudut.
David da Silva maju sebagai algojo, melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di sudut bawah gawang Arema FC. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sebelum turun minum, Alfarizi hampir mengembalikan keunggulan Arema. Namun, sundulannya saat menyambut tendangan sudut dari sayap kanan mengenai tiang gawang Malut United.
Kedua tim saling menyerang untuk menghasilkan gol tambahan setelah turun minum. Malut United beberapa kali menciptakan peluang emas namun gagal menambah gol.
Pada injury time, Julian Guevara melakukan sapuan penting untuk menghentikan penetrasi Ciro di dalam kotak penalti Arema. Lepasan ke Malut United dengan mudah dipecahkan dan pertandingan terus berlanjut hingga akhir babak.





