JAKARTA – Bayern Munich langsung dihadapkan dengan lawan tangguh di perempat final Liga Champions. Setelah mengeliminasi Atalanta di babak 16 besar, Bayern bertemu Real Madrid. Striker Harry Kane juga mengirim pesan kepada rivalnya bahwa raksasa Bundesliga Jerman itu tidak takut pada siapapun, termasuk Madrid.
Bayern tampil hampir sempurna di babak knockout. Secara kebetulan, mereka menghadapi Atalanta, lawan yang tidak dianggap serius.
Terbukti, Bayern berhasil menghancurkan wakil Serie A Italia tersebut dengan skor 6-1 pada pertandingan pertama di kandang lawan. Kemenangan itu memuluskan jalan Bayern menuju perempat final. Pasalnya, mereka hanya membutuhkan hasil imbang dalam pertandingan kedua di kandang sendiri.
Akibatnya, pemuncak klasemen Bundesliga menang dengan mudah 4-1 sehingga Bayern memenangi agregat 10-2. Dalam pertandingan itu, Kane membuka kemenangan Bayern dan mencetak dua gol. Dua gol lainnya dicetak oleh Lennart Karl dan Luis Diaz. Atalanta hanya bisa memperkecil kekalahan melalui gol Lazar Samardzic.
Kane, yang pertama kali menjadi kapten Bayern, juga mencetak rekor 50 gol dalam 66 pertandingan di Liga Champions. Sementara itu, musim ini, ia telah mencetak 47 gol dari 39 pertandingan di berbagai kompetisi.
Meskipun telah mencetak rekor individu, Kane berharap dapat memenuhi ambisinya untuk memenangkan treble. Apalagi, kapten timnas Inggris ini belum pernah menjadi juara dan hanya mampu membawa Tottenham Hotspur menjadi runner-up setelah kalah dari Liverpool pada tahun 2019.
Namun, perjalanan Bayern tidak akan mudah menuju tangga juara. Setelah mengeliminasi La Dea dan menghapus wakil Italia di Eropa, Bayern harus bertemu Real Madrid. Tim elit LaLiga Spanyol tersebut jelas merupakan lawan tangguh bagi Die Bayern.
Bagaimana tidak, mereka sebenarnya tidak diunggulkan saat menghadapi Manchester City di babak 16 besar. Namun, Madrid terbukti sebagai tim dengan mental juara Eropa dengan mengalahkan Man City 3-0 dalam pertandingan pertama. Saat mengunjungi kandang Man City di Etihad, Madrid kembali menang 2-1 sehingga mereka memiliki agregat 5-1.
Performa gemilang Los Blancos membuat mereka kembali ke posisi favorit. Kylian Mbappe dkk siap menyebarkan teror dalam kompetisi Eropa. Jawaban Kane?
“Kami tidak takut menghadapi siapapun,” kata Kane, seperti dikutip oleh france24.
“Kami tahu ini bukan pertandingan yang mudah. Namun, dengan kepercayaan diri tinggi dari pertandingan ini dan sepanjang musim ini, kami optimis akan terus berkembang,” ujarnya.
“Ketika kamu menghadapi Real Madrid di Liga Champions, kamu pasti akan bertemu dengan lawan yang tangguh. Jadi kamu harus siap untuk bertarung,” ujarnya lagi.
Sementara itu, pelatih Bayern Vincent Kompany menyebut Madrid sebagai salah satu tim terbaik dan terbesar di Eropa. “Kedua klub besar ini. Untuk saat ini, tidak penting untuk mengatakan siapa yang terbaik. Sejarah kedua klub sama-sama besar,” kata Kompany.
Bayern sendiri belum pernah mengalahkan Madrid sejak semi-final 2012. Bayern terakhir kali menang pada tahun 2020 dengan mengalahkan Paris Saint-Germain. Selain itu, Madrid sudah dua kali mengangkat trofi dengan pelatih Carlo Ancelotti.




