Beranda indonisia Indonesia, Rusia membahas pasokan minyak mentah dan LPG

Indonesia, Rusia membahas pasokan minyak mentah dan LPG

22
0

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melakukan pembicaraan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev tentang potensi pembelian minyak mentah dan gas petroleum cair (LPG), sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat keamanan energi.

Pertemuan berlangsung di Rusia pada 14 April dan menghasilkan kesepakatan awal untuk meningkatkan pasokan minyak mentah dan LPG untuk kebutuhan domestik Indonesia, kata Bahlil dalam pernyataan resmi.

Rusia menyatakan kesiapannya untuk mendukung keamanan energi Indonesia melalui pasokan minyak dan gas, serta pengembangan fasilitas penyimpanan.

Diskusi dihadiri oleh beberapa perusahaan energi Rusia, termasuk Rosneft, Ruschem, Zarubezhneft, dan Lukoil.

Kerjasama akan dilakukan dalam skema pemerintah ke pemerintah dan bisnis ke bisnis, bertujuan untuk memastikan pasokan energi yang stabil, terutama untuk minyak mentah dan LPG.

Selain perjanjian pasokan, Indonesia juga sedang menjajaki kerjasama dalam pengembangan penyimpanan minyak, pengaturan pasokan energi jangka panjang, teknologi nuklir, dan sektor mineral.

Tsivilev menyatakan Rusia siap untuk memperluas kerjasama dengan Indonesia dalam pasokan minyak dan gas, pengembangan infrastruktur energi, dan proyek pembangkit listrik nuklir potensial.

Pemerintah Indonesia mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk diversifikasi sumber energi dan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah volatilitas pasar global.