Beranda Berita Iran menutup Selat Hormuz lagi atas blokade AS

Iran menutup Selat Hormuz lagi atas blokade AS

37
0

Menteri Jerman Mengatakan Perang Iran Tidak Menyebabkan Gelombang Migrasi ke Eropa

18 April 2026

Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt mengatakan perang Amerika Serikat dan Israel dengan Tehran hingga saat ini belum menyebabkan orang-orang melarikan diri ke Eropa meskipun pengungsi internal di Iran dan Lebanon.

Namun, dia menekankan bahwa otoritas di negara-negara Eropa masih mengambil langkah-langkah pencegahan.

Klik di sini untuk informasi lebih lanjut tentang komentar Dobrindt di blog berita Jerman kami.

https://p.dw.com/p/5CPtF

Iran Kembali Menutup Selat Hormuz Setelah Membuka Sesaat

18 April 2026

Iran telah membatalkan keputusannya untuk membuka kembali Selat Hormuz strategis, karena AS menjaga blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Angkatan bersenjata Iran mengumumkan keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media Iran.

Selat tersebut, yang dilewati seperlima minyak mentah dan produk-produk petroleum, dibuka kembali pada hari Jumat setelah sebagian besar ditutup selama perang AS-Israel dengan Iran, menciptakan salah satu krisis energi terburuk dalam sejarah modern.

https://p.dw.com/p/5CPpf

Iran Secara Parsial Membuka Kembali Ruang Udara

18 April 2026

Iran secara parsial membuka kembali ruang udaranya untuk penerbangan internasional yang melintasi bagian timur negara itu, kata Otoritas Penerbangan Sipilnya pada Sabtu.

“Rute udara di bagian timur ruang udara negara ini terbuka untuk penerbangan internasional yang transit melalui Iran,” kata kantor berita AFP Prancis yang mengutip otoritas Iran.

Beberapa bandara dibuka kembali pada pukul 07:00 pagi waktu lokal (0330 GMT) pada Sabtu, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim.

Namun, situs pelacakan penerbangan seperti Flightradar24 terus tidak menunjukkan aktivitas di seluruh bagian ruang udara Iran, bahkan beberapa jam setelah pembukaan yang dijadwalkan.

https://p.dw.com/p/5CPiK

PM Pakistan Mengakhiri Tur Diplomatik dalam Upaya Mengakhiri Perang

18 April 2026

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada hari Sabtu menyelesaikan perjalanan ke Turki, etape terakhir dari tur diplomatik tiga negara yang bertujuan untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran.

“Saya meninggalkan Antalya, dengan kenangan manis dan komitmen baru untuk lebih memperkuat ikatan saudara abadi antara kedua negara kami, dan untuk melanjutkan kerja sama erat kami dalam memajukan dialog dan diplomasi untuk perdamaian dan stabilitas yang langgeng di wilayah ini,” kata Sharif dalam sebuah pos di X.

https://p.dw.com/p/5CPiJ

Trump Ancam Mengakhiri Gencatan Senjata dengan Iran Jika Tidak Ada Kesepakatan hingga Rabu

18 April 2026

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia mungkin akan keluar dari gencatan senjata dengan Iran jika tidak ada kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri perang yang dicapai hingga Rabu.

“Mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, tetapi blokade (di pelabuhan-pelabuhan Iran) akan tetap ada,” kata Trump kepada para wartawan Jumat di Air Force One dalam perjalanan menuju Washington dari Phoenix, Arizona.

“Jadi — kamu memiliki blokade, dan — sayangnya — kita harus mulai — menjatuhkan bom — lagi,” tambahnya.

https://p.dw.com/p/5CPWw

AS Memperbarui Pengabaian Sanksi untuk Minyak Rusia

18 April 2026

Amerika Serikat memperbarui pengabaian yang memungkinkan negara-negara untuk membeli minyak Rusia yang terkena sanksi dan produk-produk petroleum di laut selama sekitar satu bulan.

Departemen Keuangan memposting lisensi tersebut di situs webnya pada Jumat malam, memungkinkan negara-negara untuk membeli minyak Rusia yang dimuat di kapal dari hari Jumat hingga 16 Mei.

Lisensi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk mengendalikan harga energi global, yang melonjak selama perang AS-Israel dengan Iran dan sedikit turun setelah kabar gencatan senjata untuk perundingan perdamaian.

https://p.dw.com/p/5CPWg

Tehran Bersumpah untuk Menutup Selat Hormuz kecuali AS Membuka Blokade

18 April 2026

Iran akan menutup kembali Selat Hormuz jika Amerika Serikat tetap menjaga blokade pelabuhan Iran, kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf Sabtu.

“Dengan kelanjutan blokade, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ghalibaf di X, menambahkan bahwa lintasan melalui selat tersebut akan melalui rute yang ditentukan oleh Tehran dan tergantung pada otorisasi Iran.

https://p.dw.com/p/5CPWe

Selamat Datang di Liputan Kami

18 April 2026

Selamat pagi dan selamat datang di liputan Sabtu DW tentang situasi di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Jumat bahwa Selat Hormuz terbuka setelah kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.

Setelah pernyataan Araghchi, Presiden AS Donald Trump posting di Truth Social bahwa “Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Hormuz sudah sepenuhnya terbuka dan siap untuk dilalui.”

Namun, Trump menekankan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai Washington mencapai kesepakatan dengan Tehran.

https://p.dw.com/p/5CPWS