Beranda Hiburan Saya seorang psikolog yang mempelajari pasangan: Orang-orang dalam hubungan paling bahagia melakukan...

Saya seorang psikolog yang mempelajari pasangan: Orang-orang dalam hubungan paling bahagia melakukan 5 hal pada hari Minggu

93
0

Ketika orang berpikir tentang apa yang membuat hubungan sukses, insting pertama mereka adalah fokus pada hal-hal besar seperti komunikasi, kepercayaan, komitmen, kejujuran, dan nilai bersama.

Namun, sebagai seorang psikolog yang mempelajari hubungan pasangan, saya telah menemukan bahwa pasangan yang paling bahagia memperhatikan momen-momen kecil yang memiliki dampak besar setiap hari. Mereka menciptakan ritual yang konsisten yang membantu mereka tetap terhubung, bahkan ketika kehidupan menjadi sibuk. Salah satu yang paling kuat adalah reset pada hari Minggu.

Ini tidaklah formal atau memakan waktu, tetapi memberi pasangan platform yang sempurna untuk secara rutin merefleksikan dan menyelaraskan diri sebelum mereka memulai minggu bersama. Berikut adalah lima hal yang pasangan paling kuat waktu untuknya.

1. Check-in logistik

Rencana yang tertunda, tanggung jawab yang tidak merata, dan harapan yang tidak jelas cenderung bertambah.

Pasangan yang kuat menyisihkan waktu untuk berbicara tentang minggu tersebut: Apa yang berhasil? Apa yang terasa terlalu berat? Apa yang perlu disesuaikan? Tujuannya adalah untuk menyesuaikan bagaimana mereka beroperasi sebagai tim.

Mungkin salah satu pasangan merasa kelebihan tanggung jawab rumah tangga. Jadwal mungkin tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mengatasi hal-hal ini secara dini membantu mencegah friksi yang dapat dihindari dan membuat kehidupan sehari-hari berjalan lancar.

2. Sebuah momen penghargaan

Mudah untuk terpaku pada hal-hal yang salah dalam seminggu. Otak kita diprogram untuk itu. Tetapi kebiasaan itu dapat membentuk bagaimana Anda melihat pasangan Anda dan hubungan Anda.

Itulah mengapa rasa terima kasih penting. Pasangan yang bahagia berbagi apa yang mereka hargai satu sama lain dalam seminggu tersebut, dari gestur besar hingga yang kecil yang biasanya dianggap sebagai hal yang sepele.

Mungkin mereka membuatkan Anda kopi di pagi hari atau mengisi tangki bensin Anda. Mungkin mereka pendengar yang baik. Mengucapkan hal-hal ini dengan suara keras melakukan dua hal: membuat pasangan Anda merasa diperhatikan, dan melatih pikiran Anda untuk lebih memperhatikan hal-hal yang baik.

3. Debrief emosional

Tidak mungkin menemukan pasangan yang selalu menyelesaikan isu mereka secara real time. Kadang-kadang hal-hal diabaikan, dihindari, atau hanya dibiarkan tidak diungkapkan. Tetapi ketika perasaan ini tidak diungkapkan, mereka akan berkembang.

Itulah mengapa pasangan yang saling mencintai menciptakan ruang untuk mengulang apa yang tidak tepat dengan mereka selama seminggu, tanpa takut atau penilaian. Apa yang menyakiti? Mengapa itu penting? Apa yang ada di bawah reaksi itu?

Trick untuk debrief yang aman adalah sistem kehormatan: Pembicara tidak menyerang, dan pendengar tidak bertahan. Keduanya benar-benar jujur tanpa takut akan eskalasi atau kemarahan. Seiring waktu, ini mencegah masalah kecil dari membesar dan membuat lebih mudah untuk menavigasi percakapan yang lebih besar.

4. Melihat minggu mendatang

Pasangan yang merasa selaras tahu apa yang akan datang dan berbagi sesuatu yang dinantikan.

Itu bisa berarti mengkoordinasi jadwal, tetapi juga termasuk merencanakan momen kecil kebersamaan, seperti makan malam di luar, malam di dalam, tujuan bersama, atau bahkan acara yang ditonton bersama.

Melihat ke depan dengan cara ini menanamkan rasa momentum ke depan. Itu mengingatkan Anda bahwa hidup Anda tidak hanya berjalan sejajar, bahkan jika pekerjaan dan pekerjaan rumah kadang membuatnya terasa seperti itu. Dan ketika minggu mendatang terlihat sangat sulit, memiliki sesuatu untuk dinantikan membuat perbedaan.

5. Reset sadar

Setiap minggu membawa sesuatu bersamanya, seperti stres, kekecewaan, ketegangan, atau harapan yang tidak terpenuhi. Jika Anda tidak secara sadar melepaskannya, itu dapat mengikuti Anda ke minggu berikutnya.

Itulah mengapa pasangan yang paling kuat mengakhiri reset mereka dengan pertanyaan sederhana: Apa yang bisa kita lepaskan? Mungkin itu perselisihan kecil yang sudah diselesaikan. Mungkin itu hari kerja yang penuh tekanan yang mencemari malam Anda. Mungkin itu hanya suasana hati yang masih melekat dan tidak ingin Anda bawa ke depan.

Ada kekuatan dalam menamai apa yang tidak lagi Anda klaim, dan bahkan lebih dalam memilih untuk melanjutkan. Ini adalah cara ideal untuk mengakhiri minggu Anda dengan penutupan yang nyata dan reset yang sejati. (Context: artikel ini ditulis oleh Mark Travers, PhD, seorang psikolog yang mempelajari hubungan pasangan) (Fact Check: Artikel ini diakses melalui CNBC)